Tadabbur QS. Nuh Ayat 11-28

Ayat dan Terjemah

QS. Nuh [71] : 11 – 28

يُّرۡسِلِ السَّمَآءَ عَلَيۡكُمۡ مِّدۡرَارًا

11. niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,

 

وَّيُمۡدِدۡكُمۡ بِاَمۡوَالٍ وَّبَنِيۡنَ وَيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ جَنّٰتٍ وَّيَجۡعَلۡ لَّـكُمۡ اَنۡهٰرًا

12. dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

 

مَا لَـكُمۡ لَا تَرۡجُوۡنَ لِلّٰهِ وَقَارًا‌

13. Mengapa kamu tidak takut akan kebesaran Allah?

 

وَقَدۡ خَلَقَكُمۡ اَطۡوَارًا

14. Dan sungguh, Dia telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan (kejadian).(870)

===870. Lihat surah Al-Mu’minūn (23) ayat 12, 13 dan 14.

 

اَلَمۡ تَرَوۡا كَيۡفَ خَلَقَ اللّٰهُ سَبۡعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًا

15. Tidakkah kamu memperhatikan bagai-mana Allah telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis?

 

وَّجَعَلَ الۡقَمَرَ فِيۡهِنَّ نُوۡرًا ۙ وَّجَعَلَ الشَّمۡسَ سِرَاجًا‏

16. Dan di sana Dia menciptakan bulan yang bercahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita (yang cemerlang)?

 

وَاللّٰهُ اَنۡۢبَتَكُمۡ مِّنَ الۡاَرۡضِ نَبَاتًا ۙ‏

17. Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah, tumbuh (berangsur-angsur),

 

ثُمَّ يُعِيۡدُكُمۡ فِيۡهَا وَيُخۡرِجُكُمۡ اِخۡرَاجًا‏

18. kemudian Dia akan mengembalikan kamu ke dalamnya (tanah) dan mengeluarkan kamu (pada hari Kiamat) dengan pasti.

 

وَاللّٰهُ جَعَلَ لَـكُمُ الۡاَرۡضَ بِسَاطًا ۙ‏

19. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan,

 

لِّـتَسۡلُكُوۡا مِنۡهَا سُبُلًا فِجَاجًا

20. agar kamu dapat pergi kian kemari di jalan-jalan yang luas

 

قَالَ نُوۡحٌ رَّبِّ اِنَّهُمۡ عَصَوۡنِىۡ وَاتَّبَعُوۡا مَنۡ لَّمۡ يَزِدۡهُ مَالُهٗ وَوَلَدُهٗۤ اِلَّا خَسَارًا‌

21. Nuh berkata, “Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka durhaka kepadaku, dan mereka mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya hanya menambah kerugian baginya,

 

وَمَكَرُوۡا مَكۡرًا كُبَّارًا‌

22. dan mereka melakukan tipu daya yang sangat besar.”

 

وَ قَالُوۡا لَا تَذَرُنَّ اٰلِهَتَكُمۡ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَّلَا سُوَاعًا  ۙ وَّ لَا يَغُوۡثَ وَيَعُوۡقَ وَنَسۡرًا‌

23. Dan mereka berkata, “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suw±‘, Yagµ£, Ya‘µq dan Nasr.”(871)

===871. Wadd, Suwā’, Yaguts, Ya’ūq dan Nasr adalah nama-nama berhala yang terbesar pada kabilah-kabilah kaum Nuh, yang semula nama-nama orang saleh.

 

وَقَدۡ اَضَلُّوۡا كَثِيۡرًا‌ ‌ ۚ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيۡنَ اِلَّا ضَلٰلًا

24. Dan sungguh, mereka telah menyesatkan banyak orang; dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kesesatan.

 

مِّمَّا خَطِٓيْئٰتِهِمۡ اُغۡرِقُوۡا فَاُدۡخِلُوۡا نَارًا  ۙ فَلَمۡ يَجِدُوۡا لَهُمۡ مِّنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ اَنۡصَارًا

25. Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong selain Allah.

 

وَ قَالَ نُوۡحٌ رَّبِّ لَا تَذَرۡ عَلَى الۡاَرۡضِ مِنَ الۡكٰفِرِيۡنَ دَيَّارًا‏

26. Dan Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.

 

اِنَّكَ اِنۡ تَذَرۡهُمۡ يُضِلُّوۡا عِبَادَكَ وَلَا يَلِدُوۡۤا اِلَّا فَاجِرًا كَفَّارًا

27. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka hanya akan melahirkan anak-anak yang jahat dan tidak tahu bersyukur.

 

رَبِّ اغۡفِرۡلِىۡ وَلِـوَالِدَىَّ وَلِمَنۡ دَخَلَ بَيۡتِىَ مُؤۡمِنًا وَّلِلۡمُؤۡمِنِيۡنَ وَالۡمُؤۡمِنٰتِؕ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيۡنَ اِلَّا تَبَارًا

28. Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kehancuran.”

 

Tadabbur:

Ayat 11-28 dari surah Nuh ini meneruskan ayat sebelumnya terkait dakwah Nabi Nuh dan kaumnya. Jika mereka bertaubat dan kembali kepada Allah, niscaya Allah akan turunkan rahmat-Nya berupa hujan lebat dan anugerahkan kepada mereka harta dan anak-anak serta diciptakan untuk mereka sungai-sungai.

Kekufuran itu menutup pintu hati sehingga menginginkan kemuliaan dari selain Allah. Akal pun tidak mampu mengenal Allah melalui keajaiban ciptaan-Nya, khususnya penciptaan manusia, langit, bulan, matahari, tumbuh-tumbuhan dan bentangan bumi. Itulah yang dialami kaum Nabi Nuh. Mereka semakin durhaka kepadanya dan tetap menyembah lima berhala peninggalan nenek moyang mereka. Berhala itu tidak akan mendatangkan kebaikan ataupun keburukan.

Umat nabi Nuh menolak dakwahnya dan melakukan makar terhadap dakwah dan tokoh-tokoh dakwah, yakni Nabi Nuh dan para pengikutnya. Disebabkan dosa dan kemusyrikan itu, Allah tenggelamkan mereka dan akan memasukkan mereka ke dalam neraka. Nabi Nuh berdoa agar Allah binasakan mereka, karena menjadi sumber kerusakan di atas bumi.

Sebaliknya, Beliau meminta ampunan untuk dirinya, kedua orang tuanya dan pengikutnya yang beriman. Allah pun mengabulkan doa Beliau dengan menyelamatkan mereka dari banjir besar.

 

Sumber: Mushaf Tadabbur

Ustd. Fathuddin Ja’far, MA Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)

kontaq.tadabburquran@gmail.com ↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭