QS. Al Mujaadilah
لا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الإيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ وَيُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ أُولَئِكَ حِزْبُ اللَّهِ أَلا إِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
22. Engkau (Muhammad) tidak akan mendapatkan suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya sekalipun orang-orang itu bapaknya, anaknya, saudaranya, atau keluarganya. Mereka itulah orang-orang yang dalam hatinya telah ditanamkan Allah keimanan, dan Allah telah menguatkan mereka dengan pertolongan (834) yang datang dari Dia. Lalu dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Merekalah golongan Allah. Ingatlah, sesungguhnya golongan Allah itulah yang beruntung.
===834. Kemauan dan kekuatan batin, kebersihan hati, kemenangan terhadap musuh, dan lain-lain.
Tadabbur:
Ayat 22 dari surah Al-Mujaadilah ini menjelaskan salah satu prinsip dasar keimanan dalam Islam, yakni orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan akhirat tidak mungkin berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang hukum Allah dan Rasul-Nya, kendati mereka itu ayah, saudara kandung ataupun kerabat mereka. Sebab, Allah telah memberikan kekuatan iman dalam hati mereka dan menolong mereka dan akan memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya berbagai macam sungai; mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap keimanan dan amal saleh mereka dan mereka pun ridha terhadap karunia Allah. Mereka itulah golongan Allah. Sungguh golongan Allah itulah yang menang.
Sumber: Mushaf Tadabbur
Ustd. Fathuddin Ja’far, MA Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)
kontaq.tadabburquran@gmail.com ↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭
QS. Al Hasyr
Ayat dan Terjemah:
بِسْمِ اللَّهِ ٱلرَّحْمـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
1. Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.
هُوَ الَّذِيْٓ اَخْرَجَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ اَهْلِ الْكِتٰبِ مِنْ دِيَارِهِمْ لِاَوَّلِ الْحَشْرِۗ مَا ظَنَنْتُمْ اَنْ يَّخْرُجُوْا وَظَنُّوْٓا اَنَّهُمْ مَّانِعَتُهُمْ حُصُوْنُهُمْ مِّنَ اللّٰهِ فَاَتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ حَيْثُ لَمْ يَحْتَسِبُوْا وَقَذَفَ فِيْ قُلُوْبِهِمُ الرُّعْبَ يُخْرِبُوْنَ بُيُوْتَهُمْ بِاَيْدِيْهِمْ وَاَيْدِى الْمُؤْمِنِيْنَۙ فَاعْتَبِرُوْا يٰٓاُولِى الْاَبْصَارِ
2. Dialah yang mengeluarkan orang-orang yang kufur di antara Ahlulkitab (Yahudi Bani Nadir) dari kampung halaman mereka pada saat pengusiran yang pertama. (835)Kamu tidak menyangka bahwa mereka akan keluar. Mereka pun yakin bahwa benteng-benteng mereka akan dapat menjaganya dari (azab) Allah. Maka, (azab) Allah datang kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka. Dia menanamkan rasa takut di dalam hati mereka sehingga mereka menghancurkan rumah-rumahnya dengan tangannya sendiri dan tangan orang-orang mukmin. Maka, ambillah pelajaran (dari kejadian itu), wahai orang-orang yang mempunyai penglihatan (mata hati).
===835. Orang-orang Yahudi Bani Nadir, merekalah yang mula-mula dikumpulkan untuk diusir keluar dari kota Madinah.
وَلَوْلَآ اَنْ كَتَبَ اللّٰهُ عَلَيْهِمُ الْجَلَاۤءَ لَعَذَّبَهُمْ فِى الدُّنْيَاۗ وَلَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ عَذَابُ النَّارِ
3. Sekiranya tidak karena Allah telah menetapkan pengusiran terhadap mereka, Dia pasti mengazab mereka di dunia. Di akhirat mereka akan mendapat azab neraka.
Tadabbur:
Ayat 22 dari surah Al-Mujaadilah ini menjelaskan salah satu prinsip dasar keimanan dalam Islam, yakni orang-orang yang benar-benar beriman kepada Allah dan akhirat tidak mungkin berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang hukum Allah dan Rasul-Nya, kendati mereka itu ayah, saudara kandung ataupun kerabat mereka. Sebab, Allah telah memberikan kekuatan iman dalam hati mereka dan menolong mereka dan akan memasukkan mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya berbagai macam sungai; mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap keimanan dan amal saleh mereka dan mereka pun ridha terhadap karunia Allah. Mereka itulah golongan Allah. Sungguh golongan Allah itulah yang menang.
Ayat 1-3 dari surah Al-Hasyr menjelaskan, bertasbih kepada Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Dialah yang mengusir kaum kafir Yahudi Bani Nadir dari kampung mereka di sekitar Madinah untuk pertama kalinya. Kaum Muslimin waktu itu tidak menduga Bani Nadhir itu akan terusir dan Bani Nadhir pun tidak menduga, karena mengira benteng-benteng yang mengelilingi kampung mereka mampu menahan kehendak Allah. Allah giring mereka dari arah yang tidak mereka duga. Allah tiupkan ke dalam hati mereka rasa takut sehingga mereka hancurkan rumah-rumah mereka sendiri dan juga oleh tangan kaum Mukmin. Allah mengazab mereka di dunia, dan di akhirat diazab dengan neraka.
Sumber: Mushaf Tadabbur
Ustd. Fathuddin Ja’far, MA Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)
kontaq.tadabburquran@gmail.com ↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭


