Tadabbur QS. Muzzammil Ayat 20 & QS. Al-Muddatsir Ayat 1-17

Ayat dan Terjemah

QS. Muzzammil [73] : 20

 

 

اِنَّ رَبَّكَ يَعۡلَمُ اَنَّكَ تَقُوۡمُ اَدۡنىٰ مِنۡ ثُلُثَىِ الَّيۡلِ وَ نِصۡفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَآٮِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيۡنَ مَعَكَ‌ؕ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيۡلَ وَالنَّهَارَ‌ؕ عَلِمَ اَنۡ لَّنۡ تُحۡصُوۡهُ فَتَابَ عَلَيۡكُمۡ‌ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الۡقُرۡاٰنِ‌ؕ عَلِمَ اَنۡ سَيَكُوۡنُ مِنۡكُمۡ مَّرۡضٰى‌ۙ وَاٰخَرُوۡنَ يَضۡرِبُوۡنَ فِى الۡاَرۡضِ يَبۡتَغُوۡنَ مِنۡ فَضۡلِ اللّٰهِ‌ۙ وَاٰخَرُوۡنَ يُقَاتِلُوۡنَ فِىۡ سَبِيۡلِ اللّٰهِ ۖ فَاقۡرَءُوۡا مَا تَيَسَّرَ مِنۡهُ‌ ۙ وَاَقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقۡرِضُوا اللّٰهَ قَرۡضًا حَسَنًا‌ ؕ وَمَا تُقَدِّمُوۡا لِاَنۡفُسِكُمۡ مِّنۡ خَيۡرٍ تَجِدُوۡهُ عِنۡدَ اللّٰهِ هُوَ خَيۡرًا وَّاَعۡظَمَ اَجۡرًا‌ ؕ وَاسۡتَغۡفِرُوا اللّٰهَ ‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ غَفُوۡرٌ رَّحِيۡمٌ

20. Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwa engkau (Muhammad) berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersamamu. Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menentukan batas-batas waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an; Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit, dan yang lain berjalan di bumi mencari sebagian karunia Allah; dan yang lain berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an dan laksanakanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

 

Tadabbur:

Ayat 20 dari surah Al-Muzzammil ini meneruskan ayat sebelumnya terkait shalat malam (qiyamullail). Ayat 20 ini memberikan rukhshah (keringanan) kepada Rasul saw. dan umatnya sehingga kita dapat melaksanakannya semaksimal yang bisa kita lakukan.

Shalat malam adalah sarana terbaik untuk membentuk karakter ikhlas beribadah dan mendidik kebersamaan dengan Allah. Orang yang mendapat keringanan ialah yang sakit, musafir mencari rezeki dan berjihad di jalan Allah.

 

Sumber: Mushaf Tadabbur

Ustd. Fathuddin Ja’far, MA Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)

kontaq.tadabburquran@gmail.com ↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭

 

 

 

QS. Al Muddatstsir Ayat 1 – 17

Ayat dan Terjemah:

 

بِسْمِ اللَّهِ ٱلرَّحْمـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

 

 

يٰۤاَيُّهَا الۡمُدَّثِّرُ

1. Wahai orang yang berkemul (berselimut)!

 

قُمۡ فَاَنۡذِرۡ

2. bangunlah, lalu berilah peringatan!

 

وَرَبَّكَ فَكَبِّرۡ

3. dan agungkanlah Tuhanmu,

 

وَثِيَابَكَ فَطَهِّرۡ

4. dan bersihkanlah pakaianmu,

 

وَالرُّجۡزَ فَاهۡجُرۡ

5. dan tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji,

 

وَلَا تَمۡنُنۡ تَسۡتَكۡثِرُ

6. dan janganlah engkau (Muhammad) memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.

 

وَ لِرَبِّكَ فَاصۡبِرۡؕ

7. Dan karena Tuhanmu, bersabarlah.

 

فَاِذَا نُقِرَ فِى النَّاقُوۡرِۙ

8 Maka apabila sangkakala ditiup,

 

فَذٰلِكَ يَوۡمَٮِٕذٍ يَّوۡمٌ عَسِيۡرٌۙ‏

9. maka itulah hari yang serba sulit,

 

عَلَى الۡكٰفِرِيۡنَ غَيۡرُ يَسِيۡرٍ

10. bagi orang-orang kafir tidak mudah.

 

ذَرۡنِىۡ وَمَنۡ خَلَقۡتُ وَحِيۡدًا

11. Biarkanlah Aku (yang bertindak) terhadap orang yang Aku sendiri telah menciptakannya, (876)

===876. Ayat ini dan beberapa ayat berikutnya diturunkan mengenai seorang kafir Mekkah, pemimpin Quraisy bernama Al-Walid bin Mugirah.

 

وَّجَعَلۡتُ لَهٗ مَالًا مَّمۡدُوۡدًا

12. dan Aku beri kekayaan yang melimpah.

 

وَّبَنِيۡنَ شُهُوۡدًا

13. dan anak-anak yang selalu bersamanya.

 

وَّمَهَّدتُّ لَهٗ تَمۡهِيۡدًا

14. dan Aku beri kelapangan (hidup) seluas-luasnya.

 

ثُمَّ يَطۡمَعُ اَنۡ اَزِيۡدَ

15. Kemudian dia ingin sekali agar Aku menambahnya.

 

كَلَّا ؕ اِنَّهٗ كَانَ لِاٰيٰتِنَا عَنِيۡدًا

16. Tidak bisa! Sesungguhnya dia telah menentang ayat-ayat Kami (Al-Qur’an).

 

سَاُرۡهِقُهٗ صَعُوۡدًا

17. Aku akan membebaninya dengan pendakian yang memayahkan.

 

Tadabbur:

Ayat 1-17 surah Al-Muddatstsir ini menjelaskan dua prinsip dakwah kepada Allah:

1. Berdakwah kepada Allah itu wajib. Syaratnya membesarkan Allah, bukan diri, pangkat, harta dan sebagainya. Syaratnya bersih pakaian dari najis dan yang haram, badan dari dosa, hati dari syirik dan riya’, tidak mengharap imbalan dunia dan harus sabar serta mengharap ridha Allah semata.

2. Sehebat apa pun rekayasa musuh Islam untuk menggagalkan perkembangan Islam, tidak akan dibiarkan Allah begitu saja. Allah akan azab mereka di dunia, seperti umat-umat terdahulu.

 

Pada hari kiamat nanti mereka akan mendapat azab yang lebih berat lagi, karena mereka menolak sistem Allah. Sebab itu, Islam tidak akan punah di atas bumi ini. Sebagai Pemilik tunggal, Allah setiap saat menjaga Islam-Nya.

 

Sumber: Mushaf Tadabbur

Ustd. Fathuddin Ja’far, MA Komunitas Tadabbur Al-Quran (KontaQ)

kontaq.tadabburquran@gmail.com ↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭↭