Tadabbur Surah Al-Humazah Ayat 1-9

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

وَيْلٌ لِكُلِّ هُمَزَةٍ لُمَزَةٍ (١)

1. Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,

الَّذِي جَمَعَ مَالا وَعَدَّدَهُ (٢)

2. yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, (33)
——–
33. Mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang menyebabkan dia menjadi kikir dan tidak mau menginfakkannya di jalan Allah.
——–

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُ أَخْلَدَهُ (٣)

3. dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.

كَلا لَيُنْبَذَنَّ فِي الْحُطَمَةِ (٤)

4. Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Huthamah.

وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْحُطَمَةُ (٥)

5. Dan tahukah kamu apakah (neraka) Huthamah itu?

نَارُ اللَّهِ الْمُوقَدَةُ (٦)

6. (Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,

الَّتِي تَطَّلِعُ عَلَى الأفْئِدَةِ (٧)

7. yang (membakar) sampai ke hati.

إِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُؤْصَدَةٌ (٨)

8. Sungguh, api itu ditutup rapat atas (diri) mereka,

فِي عَمَدٍ مُمَدَّدَةٍ (٩)

9. (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

 

Tadabbur Ayat:

Ayat 1-9 surah Al-Humazah menjelaskan bahwa cekalah orang yang menghina dan mengumpat orang lain yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya. Ia mengira harta dapat menjadikannya kekal di dunia.

Sekali-kali tidak. Mereka akan dilemparkan ke dalam neraka Hutamah, yakni api Allah yang menyala-nyala yang membakar mereka sampai ke hati dan api itu menutup mereka, sedangkan mereka diikat di tiang-tiang yang panjang.